Dorongan tersebut disampaikan saat pelaksanaan Musyawarah Kabupaten VIII Kadin Bulungan Tahun 2026 di Hotel Luminor Tanjung Selor. Kegiatan itu menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus penentuan arah kepemimpinan baru Kadin Bulungan periode mendatang.
Pemerintah daerah menilai keberadaan Kadin memiliki posisi penting dalam mendorong penciptaan lapangan kerja dan penguatan ekonomi kerakyatan. Selain itu, kolaborasi bersama pelaku usaha dinilai mampu mempercepat pembangunan ekonomi secara inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Bulungan.
Wakil Bupati Bulungan, Kilat, menyampaikan apresiasi terhadap kontribusi Kadin dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah selama beberapa tahun terakhir. “Kadin Bulungan terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam penguatan investasi, pemberdayaan UMKM, dan penciptaan lapangan kerja,” ujarnya.
Ia menegaskan pembangunan daerah tidak dapat dijalankan hanya oleh pemerintah tanpa dukungan seluruh elemen masyarakat dan dunia usaha. “Sinergi pemerintah, akademisi, pelaku usaha, dan masyarakat menjadi kunci mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan,” katanya.
Pemerintah Kabupaten Bulungan juga terus melakukan berbagai langkah untuk menciptakan iklim investasi yang lebih kompetitif dan kondusif. Penguatan infrastruktur ekonomi serta pengembangan sektor unggulan menjadi fokus utama pemerintah daerah dalam mendukung pertumbuhan investasi.
Salah satu upaya yang telah dilakukan adalah menghadirkan Mall Pelayanan Publik guna mempercepat proses perizinan investasi masyarakat dan pelaku usaha. Pemerintah daerah juga mendorong pengesahan regulasi terkait pemberian insentif investasi untuk meningkatkan minat investor masuk ke Bulungan.
Kilat menjelaskan regulasi tersebut diarahkan memberikan kepastian hukum sekaligus memperhatikan kepentingan masyarakat dan penyerapan tenaga kerja lokal. “Kebijakan investasi harus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah secara merata,” jelasnya.
Dalam forum musyawarah tersebut, Hendy Dermawan resmi ditetapkan sebagai Ketua Kadin Bulungan periode 2026 hingga 2031 secara aklamasi. Penetapan berlangsung dalam suasana musyawarah yang dihadiri pengurus organisasi serta sejumlah pelaku usaha daerah setempat.
Kepengurusan baru diharapkan mampu menghadirkan program inovatif yang memperkuat daya saing usaha lokal menghadapi perkembangan ekonomi modern. Pemerintah daerah optimistis Kadin Bulungan semakin solid dan profesional dalam mendukung investasi berkelanjutan di Kabupaten Bulungan.









