INSTARA.ID, TANJUNG SELOR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan terus mendorong pengembangan sumber daya manusia (SDM) unggul melalui sektor olahraga. Komitmen tersebut diwujudkan dengan membuka Gala Siswa Indonesia (GSI) Tingkat SMP Kabupaten Bulungan Tahun 2026 di Lapangan Ahmad Yani, Tanjung Selor, Selasa (9/6/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Talenta Sehat, Hebat dan Berkarakter Melalui Olahraga” itu dibuka langsung oleh Wakil Bupati Bulungan, Kilat, A.Md. GSI 2026 dijadwalkan berlangsung hingga 10 Juni 2026 dan menjadi ajang pembinaan sekaligus pencarian bibit-bibit atlet sepak bola muda berbakat.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bulungan yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut sebagai bagian dari pelaksanaan Ajang Talenta Balai Pengembangan Talenta Indonesia (BPTI) Tahun 2026 di bawah naungan Pusat Prestasi Nasional, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Bulungan, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang telah melaksanakan kegiatan ini sebagai bagian dari pengembangan talenta peserta didik di bidang olahraga,” ujar Kilat.
Menurutnya, Gala Siswa Indonesia tidak hanya menjadi ajang kompetisi untuk meraih gelar juara, tetapi juga menjadi sarana membentuk karakter generasi muda agar memiliki sportivitas, kedisiplinan, mental yang kuat, dan kemampuan bekerja sama.
“GSI bukan hanya tentang pertandingan sepak bola. Ini adalah wadah pembentukan karakter generasi muda agar memiliki sportivitas, mental yang tangguh, disiplin, serta kemampuan bekerja sama dalam tim. Melalui kegiatan ini, peserta didik diberikan ruang untuk mengembangkan bakat dan potensinya secara maksimal,” katanya.
Wakil Bupati berharap ajang tersebut mampu melahirkan pemain-pemain muda yang dapat membawa nama Kabupaten Bulungan berprestasi di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional.
“Kami berharap dari ajang ini lahir pemain-pemain muda berbakat yang kelak dapat mengharumkan nama Bulungan di tingkat yang lebih tinggi. Kalian semua adalah putra-putri terbaik daerah yang memiliki potensi besar untuk berprestasi,” ungkapnya.
Ia juga mengingatkan seluruh peserta agar menjadikan kompetisi sebagai sarana belajar dan mengembangkan kemampuan, bukan hanya mengejar kemenangan.
“Bertandinglah dengan penuh semangat, hormati lawan, patuhi aturan pertandingan, dan jaga nama baik sekolah masing-masing. Menang atau kalah bukan tujuan utama, tetapi bagaimana kalian menunjukkan karakter yang baik selama bertanding,” pesannya.
Selain itu, Wakil Bupati mengajak guru, orang tua, dan masyarakat untuk terus memberikan dukungan kepada generasi muda dalam mengembangkan bakat dan minat di bidang olahraga.
“Anak-anak kita membutuhkan dukungan bersama agar dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat, berprestasi, dan memiliki karakter yang kuat,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bulungan, Drs. Suparmin, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bulungan atas dukungan terhadap pelaksanaan GSI 2026.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi salah satu instrumen penting dalam pembinaan talenta peserta didik sekaligus mendukung program pemerintah pusat dalam pengembangan prestasi olahraga pelajar.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bulungan yang terus mendukung kegiatan pengembangan talenta peserta didik, termasuk melalui penyediaan anggaran sehingga kegiatan Gala Siswa Indonesia ini dapat terlaksana dengan baik,” ujarnya.
Suparmin berharap melalui ajang tersebut akan lahir atlet-atlet muda berbakat yang mampu mewakili Kabupaten Bulungan pada tingkat provinsi hingga nasional.
“Kami ingin memberikan kesempatan yang seluas-luasnya kepada peserta didik untuk mengembangkan kemampuan mereka. Semoga dari GSI tahun ini lahir atlet-atlet muda yang dapat mengharumkan nama Bulungan di masa mendatang,” pungkasnya.
Gala Siswa Indonesia merupakan ajang pembinaan olahraga bagi peserta didik jenjang SMP yang dilaksanakan secara berjenjang mulai dari tingkat kabupaten/kota, provinsi hingga nasional sebagai upaya menjaring talenta sepak bola muda dari seluruh Indonesia.






