INSTARA.ID, TANJUNG SELOR – Pemerintah Kabupaten Bulungan menyiapkan anggaran pembangunan sebesar Rp5,2 miliar melalui APBD 2026 untuk Desa Antutan di Kecamatan Tanjung Palas Bulungan. Dana tersebut diarahkan untuk memperkuat infrastruktur dasar desa sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan melalui program prioritas pemerintah daerah.
Bupati Bulungan Syarwani menyatakan alokasi anggaran itu dirancang menjawab kebutuhan riil warga desa dalam berbagai sektor pembangunan lokal secara menyeluruh. Pemerintah daerah ingin memastikan setiap rupiah yang dialokasikan mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat desa Antutan secara langsung berkelanjutan.
“Melalui APBD 2026 kami mengalokasikan sekitar Rp5,2 miliar khusus mendukung pembangunan Desa Antutan,” kata Syarwani kepada wartawan saat ditemui Minggu. “Anggaran ini dipersiapkan agar program desa berjalan tepat sasaran dan benar-benar menyentuh kepentingan masyarakat,” ujarnya di Bulungan tahun anggaran berjalan.
Pemanfaatan dana tersebut mencakup pembangunan jalan usaha tani guna menunjang aktivitas pertanian dan distribusi hasil produksi warga desa Antutan setempat. Selain itu peningkatan layanan Sistem Penyediaan Air Minum menjadi fokus penting untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat desa secara layak berkelanjutan.
“Kami juga mengarahkan sebagian anggaran untuk pelatihan UMKM agar ekonomi warga desa tumbuh lebih mandiri,” katanya kepada pelaku usaha lokal. “Pemberdayaan ekonomi harus berjalan seiring dengan pembangunan infrastruktur supaya manfaatnya dirasakan merata,” tambahnya oleh masyarakat Desa Antutan Bulungan secara berkelanjutan.
Pemerintah daerah turut mengalokasikan dana hibah rumah ibadah sebagai bentuk perhatian terhadap kehidupan sosial keagamaan warga desa Antutan Bulungan setempat. Kebijakan tersebut diharapkan mampu memperkuat harmoni sosial serta mendukung pembangunan desa yang inklusif dan berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat lokal.
“Setiap kegiatan dirancang agar memberikan dampak langsung bagi masyarakat dan meningkatkan kualitas hidup warga,” tegasnya dalam jangka panjang berkelanjutan desa. “Karena itu pelaksanaan program harus sesuai peruntukan serta dikelola secara bertanggung jawab,” ujarnya oleh pemerintah desa dan OPD terkait teknis.
Bupati juga menekankan pentingnya pengawasan ketat dari pemerintah desa dan organisasi perangkat daerah teknis selama pelaksanaan seluruh program pembangunan berlangsung. Pendampingan berkelanjutan diperlukan agar pengelolaan anggaran berjalan transparan dan akuntabel sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan nasional daerah yang berlaku saat ini.
“Saya berharap seluruh anggaran dimanfaatkan tepat sasaran sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat desa,” katanya Antutan Bulungan secara luas adil merata. “Sinergi antar pihak sangat diperlukan agar pembangunan desa berjalan optimal dan berkesinambungan,” ujarnya demi kesejahteraan masyarakat lokal jangka panjang bersama.
Pemerintah Kabupaten Bulungan berkomitmen terus mendorong pembangunan desa sebagai strategi pemerataan pembangunan wilayah kabupaten secara terpadu berkelanjutan dan inklusif menyeluruh. Langkah ini diharapkan mempercepat pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh desa Kabupaten Bulungan pada masa mendatang secara signifikan.
