BULUNGANG, INSTARA.ID – Pemerintah Kabupaten Bulungan memperkuat perhatian terhadap pendidikan anak usia dini seiring meningkatnya penggunaan teknologi digital dan gawai dalam kehidupan masyarakat. Bupati Bulungan Syarwani menyampaikan pesan tersebut ketika membuka Jambore PORSENI PKG PAUD tingkat kabupaten di SMAN 1 Bunyu pada Sabtu.
“Pendidik PAUD perlu mendampingi anak menghadapi perkembangan teknologi agar penggunaan gawai tidak mengganggu pembentukan karakter mereka sejak usia dini.” “Anak harus memperoleh ruang bermain, berekspresi, dan tampil berani karena pendidikan bukan sekadar mengejar kemampuan membaca serta berhitung sejak dini.”
Syarwani menilai keberadaan 191 lembaga PAUD membutuhkan kolaborasi kuat antara pemerintah, pengelola pendidikan, dan Bunda PAUD tingkat kecamatan setempat bersama. Kolaborasi tersebut diperlukan agar penyelenggaraan pendidikan berjalan optimal sekaligus mampu menjawab tantangan perkembangan teknologi yang semakin cepat saat ini masyarakat.
“Pendidikan merupakan proses memanusiakan manusia, sehingga guru tidak seharusnya membebani anak dengan tuntutan akademik secara berlebihan sejak usia dini anak.” “Pengenalan huruf dan kemampuan membaca nantinya menjadi bagian pembelajaran sekolah dasar, sementara PAUD berfokus membangun karakter serta keberanian anak.”
Pemkab Bulungan juga mengingatkan keluarga dan pendidik mengenai dampak penggunaan gawai berlebihan terhadap perkembangan perilaku anak pada usia dini mereka. Pendampingan intensif diperlukan untuk menjaga kesopanan, rasa hormat, dan interaksi sosial anak dengan orangtua maupun guru secara baik setiap hari.
“Era digital membutuhkan pendampingan lebih kuat karena penggunaan gawai tanpa pengawasan dapat memengaruhi sikap serta kebiasaan anak sehari-hari kini.” “Pendidik dan orangtua harus bersama-sama memberikan edukasi agar anak mampu menggunakan teknologi secara bijak sesuai usia dan kebutuhan mereka.”
Pemerintah Kabupaten Bulungan turut menyiapkan penguatan sarana pendidikan melalui rencana revitalisasi fasilitas sekolah dengan dukungan anggaran pemerintah pusat tahun mendatang. Alokasi tersebut direncanakan mencapai lebih dari Rp20 miliar dan mencakup jenjang PAUD, TK, SD, hingga SMP di berbagai wilayah daerah.
“Pemerintah akan terus memperhatikan kesejahteraan tenaga pendidik PAUD sekaligus memperkuat fasilitas pendidikan agar pelayanan semakin berkualitas bagi masyarakat Bulungan setempat.” “Jambore PORSENI hendaknya menjadi ruang silaturahmi dan kolaborasi untuk membangun generasi Bulungan yang berkarakter, unggul, serta berdaya saing lebih tinggi.”
